Seputarbola.org – Neymar pernah membuat rekan satu timnya di PSG, Alexandre Letellier, kaget bukan kepalang. Sebab, ketika sedang buang air besar, pemain asal Brasil itu tidak mengunci pintu dan Letellier membukanya.
Kebiasaan Neymar di kamar mandi ternyata bukan sekadar keanehan, tetapi berhubungan langsung dengan kondisi yang ia alami.
Kebiasaan ini sempat membuat sang mantan kiper PSG terkejut, hingga kemudian ia diberi penjelasan oleh pemain lain. Tindakan tersebut rupanya bukan karena kecerobohan, melainkan karena alasan psikologis yang cukup serius.
Neymar diketahui mengalami klaustrofobia, yaitu ketakutan berlebih terhadap ruangan tertutup atau sempit. Kondisi ini membuatnya menghindari berada sendirian dalam ruang tertutup, termasuk saat berada di toilet.
Pengakuan Letellier pun membuka wawasan baru mengenai bagaimana kondisi mental dapat memengaruhi rutinitas sehari-hari seorang atlet top dunia.
Kebiasaan yang Mengejutkan: Neymar Tak Pernah Menutup Pintu Toilet
Alexandre Letellier, yang bergabung dengan PSG pada 2020, menjadi salah satu saksi langsung kebiasaan Neymar tersebut.
Kepada L’Equipe, Letellier bercerita bahwa ia pernah memasuki kamar mandi di pusat latihan Camp des Loges dan melihat Neymar duduk di toilet dengan pintu terbuka lebar. Respons pertamanya tentu saja terkejut dan bingung, hingga ia memilih keluar tanpa berkata apa pun.
Letellier menjelaskan momen tersebut dengan sangat jujur. Ia bahkan bertanya-tanya apakah Neymar melakukannya karena iseng atau sekadar tidak peduli.
Namun, kebingungannya langsung terjawab ketika Abdou Diallo memberi penjelasan bahwa Neymar memang selalu meninggalkan pintu terbuka karena menderita klaustrofobia.
“Dia tidak pernah mengunci diri, dia selalu membiarkan pintunya terbuka,” kata Diallo yang kemudian ditirukan oleh Letellier.
Klaustrofobia dan Pengaruhnya pada Kehidupan Neymar
Klaustrofobia bukanlah kondisi ringan, dan bisa memberikan tekanan besar bagi seseorang ketika berada di ruang kecil dan tertutup.
Dalam kasus Neymar, rasa takut ini memengaruhi kebiasaannya sehari-hari di fasilitas latihan PSG. Ia memilih menjaga pintu tetap terbuka agar tidak merasa terjebak atau panik saat berada di ruang kecil seperti toilet.
Pemain berusia 33 tahun itu dikenal memiliki karier yang gemilang mulai dari Santos, Barcelona, PSG, hingga kini kembali ke klub masa kecilnya.
Namun, cerita ini menunjukkan bahwa seorang atlet sekaliber Neymar pun menghadapi tantangan personal yang tidak selalu diketahui publik.
Informasi : bola.net
baca juga :
