Seputarbola.org – Barcelona dan Osasuna kini menghadapi tantangan baru setelah pertandingan La Liga mereka yang semula dijadwalkan pada 9 Maret 2025 ditunda. Penundaan ini terjadi akibat meninggalnya dokter tim utama Barcelona, Carles Minarro Garcia, yang membuat kedua tim harus mencari tanggal baru untuk bertanding.
RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol) telah menetapkan bahwa laga tersebut akan digelar pada 27 Maret 2025. Namun, keputusan ini menuai ketidakpuasan dari kedua tim, karena bertepatan dengan akhir jeda internasional yang berpotensi membuat mereka kehilangan pemain kunci.
Barcelona dan Osasuna tidak hanya menghadapi masalah penjadwalan, tetapi juga berencana untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut. Dengan waktu 48 jam untuk mengajukan banding, kedua klub kini berusaha mencari solusi yang lebih baik untuk semua pihak.
Ketidakpuasan Barcelona dan Osasuna

Setelah pengumuman tanggal baru, Barcelona dan Osasuna menyatakan ketidakpuasan mereka. Kedua tim khawatir dengan kehilangan pemain penting yang sedang menjalani tugas internasional.
Barcelona mungkin harus bermain tanpa Ronald Araujo dan Raphinha, sementara Osasuna berisiko kehilangan Flavien Enzo Boyomo. Hal ini menambah kompleksitas dalam persiapan kedua tim menjelang pertandingan.
Osasuna menyatakan bahwa penjadwalan ulang ini tidak perlu dan telah mengajukan banding. Surat resmi yang diterima menyebutkan bahwa peraturan mengharuskan pertandingan dijadwalkan sesegera mungkin, dan RFEF meyakini tanggal yang lebih awal masih memungkinkan.
Usulan Penjadwalan Ulang Pertandingan

Baik Barcelona maupun Osasuna sebelumnya mengusulkan agar pertandingan digelar di antara putaran ke-37 dan ke-38. Namun, La Liga dan RFEF lebih memilih untuk menghindari penjadwalan ulang di waktu tersebut.
Keputusan ini diambil karena mereka percaya bahwa hal itu dapat mengkompromikan integritas kompetisi. Dengan kata lain, mereka ingin memastikan bahwa semua tim memiliki kesempatan yang sama tanpa ada gangguan dari penjadwalan ulang yang tidak tepat.
Osasuna menegaskan bahwa kehadiran atau ketidakhadiran pemain internasional bukanlah alasan yang valid untuk menunda pertandingan. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya kedua klub dalam mencari solusi yang adil.
Persiapan Menuju Pertandingan

Dengan waktu yang semakin dekat, kedua tim harus segera mempersiapkan diri untuk pertandingan yang dijadwalkan pada 27 Maret. Penjadwalan ulang ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih dan manajemen tim.
Barcelona dan Osasuna harus menghadapi kenyataan bahwa mereka mungkin tidak akan menurunkan skuad terbaik mereka. Hal ini tentu akan mempengaruhi strategi dan taktik yang akan diterapkan dalam pertandingan.
Para penggemar juga menantikan bagaimana kedua tim akan beradaptasi dengan situasi ini. Apakah mereka dapat mengatasi kehilangan pemain kunci dan tetap bersaing dengan baik di lapangan?
Sumberbola:Bola.net
Baca Juga :